<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Blogging for expression of life &#187; Entrepreneurship</title>
	<atom:link href="http://www.purwanto.net/category/entrepreneurship/feed" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://www.purwanto.net</link>
	<description>Sharing and learning together. Get the spirit of web enterpreneurship into your life</description>
	<lastBuildDate>Thu, 29 Jul 2010 13:48:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<xhtml:meta xmlns:xhtml="http://www.w3.org/1999/xhtml" name="robots" content="noindex" />
		<item>
		<title>EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;</title>
		<link>http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 11:57:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[bisnis]]></category>
		<category><![CDATA[Bumbu]]></category>
		<category><![CDATA[Cupet]]></category>
		<category><![CDATA[Duit]]></category>
		<category><![CDATA[Eva]]></category>
		<category><![CDATA[Keras]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Masing]]></category>
		<category><![CDATA[Mekar]]></category>
		<category><![CDATA[Membara]]></category>
		<category><![CDATA[Minim]]></category>
		<category><![CDATA[Palembang]]></category>
		<category><![CDATA[Persen]]></category>
		<category><![CDATA[Rp 200]]></category>
		<category><![CDATA[Sambal]]></category>
		<category><![CDATA[Sambil]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sering]]></category>
		<category><![CDATA[Sulit]]></category>
		<category><![CDATA[Uang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah</guid>
		<description><![CDATA[Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai usaha. Niat membuka usaha kerap luntur duluan karena modal cupet.
Tapi, itu tak berlaku bagi Eva Yunus di Palembang. Bermodal Rp 200.000, Eva mampu mengembangkan usaha kerupuk kelempang, sering juga disebut kempelang, bermerek Eva Yunus.
Usaha keras dan semangat membara membuat usahanya mekar. Kini bisnis kerupuk kelempangnya [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai usaha. Niat membuka usaha kerap luntur duluan karena modal cupet.</p>
<p>Tapi, itu tak berlaku bagi Eva Yunus di Palembang. Bermodal Rp 200.000, Eva mampu mengembangkan usaha kerupuk kelempang, sering juga disebut kempelang, bermerek Eva Yunus.</p>
<p>Usaha keras dan semangat membara membuat usahanya mekar. Kini bisnis kerupuk kelempangnya mampu membawa omzet Rp 35 juta per bulan. Berarti, dalam setahun dia bisa mencatat omzet Rp 420 juta. Gurih kan?</p>
<p>Ketertarikan Eva untuk mulai berbisnis sebenarnya datang dari tekanan ekonomi yang mengimpit kehidupannya. Sebagai guru, gaji suami Eva tak cukup memenuhi kebutuhan sehari-hari. “Dari situ saya menguatkan tekad menambah penghasilan,” ujar Eva yang mulai usaha sejak 1998.</p>
<p>Pilihannya jatuh pada usaha kerupuk. Selain modalnya tak besar, dalam hitungan Eva, keuntungannya lumayan. “Bisa sekitar 20 persen dari omzet,” ujar Eva. Ilmu perkerupukan dia pelajari dari orangtuanya yang pernah berbisnis pembuatan kerupuk kelempang.</p>
<p>Tanpa pikir panjang, Eva membeli semua peralatan pembuatan kerupuk milik orangtuanya yang sudah menganggur itu. Setelah itu, Eva membeli bahan-bahan pembuat kerupuk seperti tepung, ikan, dan bumbu. Namun, dengan modal yang minim, duit Eva tak cukup.</p>
<p>Upaya meminjam dari kerabat mustahil sulit lantaran mereka juga kesulitan memenuhi kebutuhan rumah tangga masing-masing. Makanya, Eva meminta suaminya meminjam uang dari koperasi. Untuk melunasinya, gaji bulanan sang suami harus kena potong. “Tak mengapa, yang penting bisa usaha,” ujar Eva mengenang.</p>
<p>Namun memasarkan kerupuk kelempang hasil bikinannya ternyata tak semudah membalik telapak tangan. Maklum, banyak pemain kerupuk kelempang di Palembang. Tapi Eva tak menyerah. Dia tahu persis kerupuk kelempang adalah kudapan paling dicari oleh warga Palembang maupun pelancong. “Mencocol kerupuk ke sambal sambil nonton TV,” ujar dia.</p>
<p>Makanya, sasaran utama Eva adalah para tetangga dan sanak famili. Untuk itu, Eva menggelar dagangannya di emperan rumahnya sebagai etalase.</p>
<p>Agar berbeda dengan kerupuk kelempang lain, Eva mendongkrak kualitas rasa kerupuk bikinannya. Komposisi bahan ikan gabus dan tenggiri dia bikin lebih dominan ketimbang tepung. Perbandingannya, 1 kg ikan hanya menghasilkan 4 kg kerupuk mentah. “Dengan begitu, rasa ikan akan lebih terasa,” ujar Eva. Soal campuran bumbu, Eva enggan berbagi lantaran resep ini rahasia keluarga.</p>
<p>Tak puas hanya menjual kerupuk ke tetangga dan saudara-saudara, Eva berharap bisa menjual produknya lebih luas. Celakanya, dia tak punya modal lebih besar untuk mengembangkan usahanya.</p>
<p>Terpikir olehnya untuk berpromosi secara besar-besaran. Namun, kendalanya, dia tak punya modal. Padahal, dari promosi Eva yakin bisa mengembangkan usaha.</p>
<p>Eva pun menawarkan kerupuk kelempangnya ke acara-acara arisan, sunatan, hingga perkawinan. Tentu tak lupa dia menawarkan dagangannya ke toko-toko. “Dari situ, pesanan kepada saya mulai mengalir hingga sekarang,” ujar Eva.</p>
<p>Kini Eva hanya menjajakan kerupuk bikinannya di rumah, persisnya di Jalan KH A Azhari Lr Anten-Anten No 557 RT 165, Ulu Laut, Palembang. Rumahnya yang persis berada di pinggir jalan besar menjadi toko sekaligus pabrik kerupuk.</p>
<p>Dalam menjalankan usahanya, Eva mengaku tak banyak menarik untung. Baginya, kerupuk Eva Yunus jadi terkenal saja sudah cukup membuatnya senang. “Jika banyak pembeli datang, usaha saya terus berputar kan?” ujar Eva kalem.</p>
<p>Eva yakin, jika banyak konsumen mengenal dan mencicipi produknya, pasti sebagian di antaranya akan kembali datang. “Kualitas produk nomor satu untuk menarik pelanggan datang kembali,” ujar dia yakin.</p>
<p>Rajin berinovasi</p>
<p>Eva sadar betul, banyak pemain kerupuk kelempang sekarang ini. Namun, itu tak membuat dirinya patah arang menggeluti usaha ini. Selain tetap menjaga kualitas, Eva juga melakukan inovasi. Salah satunya dengan membuat kerupuk dalam bentuk kotak dan lonjong. Dengan varian bentuk seperti itu, Eva mengaku tak berani menambah harga jual. “Harga tetap sama meski bentuk beda,” ujar Eva berpromosi.</p>
<p>Yang membedakan harga hanya cara membuatnya. Kerupuk kelempang bakar lebih mahal lantaran saat pemanggangan kerupuk menjadi susut. “Kerupuk yang semula sekilo menjadi 8 ons,” ujar dia.</p>
<p>Eva juga menambah varian kerupuknya dengan menyediakan kerupuk tanjung. “Ini kerupuk langka dan hanya ada di saat pesta,” ujar Eva. Dia berani mengklaim bahwa hanya dirinya yang menjual kerupuk tanjung ini di Palembang.</p>
<p>Lalu lalang kendaraan yang berhenti di rumah Eva rupanya menarik minat PT Pupuk Sriwidjaya untuk menjadikannya sebagai mitra binaan. Gayung bersambut lantaran Eva juga berniat mengembangkan usahanya.</p>
<p>Pada 2003 Eva pun mengajukan proposal pinjaman ke Pusri. “Tak banyak, hanya Rp 9 juta,” tutur dia. Pinjaman berbunga 6 persen dengan masa pinjaman tiga tahun itu dia ambil untuk menambah jumlah pegawai.</p>
<p>Belum sampai pinjaman itu jatuh tempo, Eva sudah melunasinya. Lantaran itu pula, Pusri, sebutan populer BUMN penghasil pupuk itu, kembali memberikan persetujuan atas proposal pinjaman yang kedua. Kali itu Eva berani mengajukan kredit senilai Rp 20 juta untuk mengembangkan pabrik.</p>
<p>Seiring hubungan baik dengan Pusri, Eva kerap diajak mengikuti berbagai kegiatan pameran. Lewat pameran ini pula pesanan tak henti-hentinya mengalir kepadanya. Makanya, Eva kembali meminta tambahan modal ke Pusri. Nilainya sudah jauh meningkat, menjadi Rp 40 juta.</p>
<p>Tapi, Pusri pasang syarat: Eva harus membina para nelayan sebagai plasma. Nelayan yang dimaksud adalah para pemasok ikan tengiri dan gabus. Eva tak menganggap persyaratan itu sebagai persoalan. Dengan cara ini, dia justru merasa beruntung karena tak perlu lagi bersusah payah mencari bahan baku utama produksi kerupuknya.</p>
<p>Cuma, Eva juga tak asal main borong dagangan para plasmanya. Dia mematok persyaratan ketat bagi para nelayan binaannya. Hanya ikan-ikan segar yang dia terima sebagai bahan kerupuk kelempangnya. “Saya tak segan menolak jika ikan dari nelayan ternyata berkualitas jelek,” tandas Eva. Dengan cara ini, Eva tetap bisa menjaga kualitas dagangannya.</p>
<p>(Sumber : Kompas) </p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=54&type=feed" alt=" EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH..."  title="EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH..." />

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>MELIHAT KESEMPATAN</title>
		<link>http://www.purwanto.net/melihat-kesempatan</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/melihat-kesempatan#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 29 Oct 2009 11:56:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Albert Enstein]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Kamila]]></category>
		<category><![CDATA[Kesempatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kreatifitas]]></category>
		<category><![CDATA[Kucing]]></category>
		<category><![CDATA[Lemah]]></category>
		<category><![CDATA[Mandarin]]></category>
		<category><![CDATA[Orang Kuat]]></category>
		<category><![CDATA[Pasti]]></category>
		<category><![CDATA[Pepatah]]></category>
		<category><![CDATA[Persis]]></category>
		<category><![CDATA[Proaktif]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Salah]]></category>
		<category><![CDATA[Satu]]></category>
		<category><![CDATA[Siapa]]></category>
		<category><![CDATA[Sikap]]></category>
		<category><![CDATA[Tipe]]></category>
		<category><![CDATA[Waspada]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=53</guid>
		<description><![CDATA[(Oleh: Kamila Vyndarti)
Ada 3 tipe manusia melihat sebuah kesempatan.
Dalam pepatah mandarin dikatakan:
Orang yang LEMAH, MENUNGGU Kesempatan.
Orang yang KUAT, MENCIPTAKAN Kesempatan.
Orang yang BIJAK/CERDAS, MEMANFAATKAN Kesempatan.
Bagi orang LEMAH,
bila kesempatan Belum Datang,
Dia akan Menunggu dan Menunggu sampai kesempatan itu Datang,
Bila Ditunggu Kesempatan Belum Juga Datang,
Dia Berpikir, &#8220;yaah….Ini memang nasibku.&#8221;
Tipe kedua:
Bagi orang KUAT,
bila kesempatan Belum Datang,
dia akan MENGGUNAKAN Berbagai [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur' rel='bookmark' title='Permanent Link: 9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.'>9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.</a> <small>Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jangan-lupa-untuk-log' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan lupa untuk log off..'>Jangan lupa untuk log off..</a> <small>Log off&#8230; Apa maksudnya sih ? sebagian dari kita tentu...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/apakah-kita-ini-orang-kaya' rel='bookmark' title='Permanent Link: APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?'>APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?</a> <small>Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>(Oleh: Kamila Vyndarti)</p>
<p>Ada 3 tipe manusia melihat sebuah kesempatan.<br />
Dalam pepatah mandarin dikatakan:</p>
<p>Orang yang LEMAH, MENUNGGU Kesempatan.<br />
Orang yang KUAT, MENCIPTAKAN Kesempatan.<br />
Orang yang BIJAK/CERDAS, MEMANFAATKAN Kesempatan.</p>
<p>Bagi orang LEMAH,<br />
bila kesempatan Belum Datang,<br />
Dia akan Menunggu dan Menunggu sampai kesempatan itu Datang,<br />
Bila Ditunggu Kesempatan Belum Juga Datang,<br />
Dia Berpikir, &#8220;yaah….Ini memang nasibku.&#8221;</p>
<p>Tipe kedua:<br />
Bagi orang KUAT,<br />
bila kesempatan Belum Datang,<br />
dia akan MENGGUNAKAN Berbagai Macam Cara, Kreatifitas, Koneksitas dan<br />
Segenap Kemampuannya untuk MENCIPTAKAN kesempatan itu Datang Padanya.</p>
<p>Tipe ketiga:<br />
Bagi orang CERDAS/BIJAK,<br />
dia akan MEMANFAATKAN kesempatan karena dia MENYADARI kesempatan adalah<br />
Sesuatu yang Berharga, Belum Tentu Kesempatan itu Datang untuk Kedua Kali.</p>
<p>Memang pada kondisi tertentu,<br />
kadang munculnya kesempatan itu Butuh Pematangan Waktu.<br />
Kita perlu Menunggu Sesaat,<br />
tetapi bukan dengan sikap yang pasif,<br />
sebaliknya,<br />
kita Menunggu kesempatan itu dengan SIKAP WASPADA, Proaktif dan Penuh Kesiapan.</p>
<p>Seperti sikap seekor kucing yang akan menangkap tikus,<br />
kucing bisa dengan sabar, waspada, penuh kesiapan&#8230;.<br />
menunggu kesempatan tikus keluar dari lubang persembunyiannya.<br />
Begitu tikus keluar, kucing akan segera menyergap mangsanya.</p>
<p>Keberhasilan kucing melumpuhkan tikus adalah serangkaian proses<br />
melakukan 3 hal yang disebutkan diatas,<br />
yaitu Kemampuan Menunggu Kesempatan Bukan Secara Pasif tetapi PROAKTIF,<br />
Penuh KESIAPAN.<br />
Begitu kesempatan tercipta langsung dimanfaatkan.</p>
<p>Kesempatan merupakan salah satu faktor yang harus dimiliki<br />
bagi Siapa Saja yang Mau Mengembangkan Diri.<br />
Tanpa kesempatan yang tersedia, tidak mungkin kita bisa Berhasil.</p>
<p>Oleh sebab itu bila kesempatan belum datang,<br />
kita harus berusaha menciptakannya, bahkan di dalam kesulitan pun,<br />
jika kita punya keuletan untuk berusaha terus menerus, suatu hari,<br />
kesempatan pasti akan datang.</p>
<p>Persis seperti yang dikatakan oleh ilmuwan besar Albert Enstein:<br />
IN THE MIDDLE OF DIFFICULTLY LIES OPPORTUNITIES.<br />
&#8220;Di Dalam Setiap Kesulitan Terdapat Kesempatan.&#8221;</p>
<p>Pastikan dengan segenap kreatifitas, kerja keras, keuletan dan niat baik kita ciptakan kesempatan, manfaatkan kesempatan untuk mengembangkan diri semaksimal mungkin dan memperoleh kehidupan yang lebih baik, lebih sukses, dan lebih berarti !!</p>
<p>Saudaraku&#8230;<br />
Salah satu yang membuat orang SULIT MAJU DAN BERKEMBANG&#8230;<br />
Adalah karena banyak orang MERAGUKAN apa yg dia PERCAYAINYA&#8230;<br />
Dan MEMPERCAYAI apa yg menjadi KERAGUANNYA&#8230; </p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=53&type=feed" alt=" MELIHAT KESEMPATAN"  title="MELIHAT KESEMPATAN" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur' rel='bookmark' title='Permanent Link: 9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.'>9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.</a> <small>Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jangan-lupa-untuk-log' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan lupa untuk log off..'>Jangan lupa untuk log off..</a> <small>Log off&#8230; Apa maksudnya sih ? sebagian dari kita tentu...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/apakah-kita-ini-orang-kaya' rel='bookmark' title='Permanent Link: APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?'>APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?</a> <small>Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/melihat-kesempatan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.</title>
		<link>http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 10:50:14 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Anita Roddick]]></category>
		<category><![CDATA[Bill Gates]]></category>
		<category><![CDATA[Bisa]]></category>
		<category><![CDATA[Donald Trump]]></category>
		<category><![CDATA[Etika]]></category>
		<category><![CDATA[Karisma]]></category>
		<category><![CDATA[Karyawan]]></category>
		<category><![CDATA[Kokoh]]></category>
		<category><![CDATA[Malah]]></category>
		<category><![CDATA[Nordstorm]]></category>
		<category><![CDATA[Nordstrom]]></category>
		<category><![CDATA[Periklanan]]></category>
		<category><![CDATA[Personal Brand]]></category>
		<category><![CDATA[Saran]]></category>
		<category><![CDATA[Senang]]></category>
		<category><![CDATA[Sering]]></category>
		<category><![CDATA[Sukses]]></category>
		<category><![CDATA[Trump Hotels Casino Resorts]]></category>
		<category><![CDATA[Visioner]]></category>
		<category><![CDATA[Workaholics]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=36</guid>
		<description><![CDATA[Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses. Apakah Anda memiliki tipe yang sama dengan Bill Gates yang visioner atau improver seperti Anita Roddick, pendiri Body Shop? Baca saja, tipe-tipe kepribadian
seorang pebisnis di bawah ini.
9 Tipe Kepribadian Entrepreneur &#8211; Yang Manakah Tipe Kepribadian Anda?
1. The Improver.
Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/belajar-dari-kansas-melahirkan-entrepreneur-global' rel='bookmark' title='Permanent Link: BELAJAR DARI KANSAS MELAHIRKAN ENTREPRENEUR GLOBAL'>BELAJAR DARI KANSAS MELAHIRKAN ENTREPRENEUR GLOBAL</a> <small>Kansas merupakan negara bagian di Amerika Serikat yang cukup makmur....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/melihat-kesempatan' rel='bookmark' title='Permanent Link: MELIHAT KESEMPATAN'>MELIHAT KESEMPATAN</a> <small>(Oleh: Kamila Vyndarti) Ada 3 tipe manusia melihat sebuah kesempatan....</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses. Apakah Anda memiliki tipe yang sama dengan Bill Gates yang visioner atau improver seperti Anita Roddick, pendiri Body Shop? Baca saja, tipe-tipe kepribadian<br />
seorang pebisnis di bawah ini.</p>
<p>9 Tipe Kepribadian Entrepreneur &#8211; Yang Manakah Tipe Kepribadian Anda?</p>
<p>1. The Improver.</p>
<p>Anda memiliki kepribadian ini jika Anda menjalankan bisnis dengan<br />
menonjolkan gaya improver alias ingin selalu memperbaiki.<br />
Anda menggunakan perusahaan Anda untuk memperbaiki dunia.<br />
Improver memiliki kemampuan yang kokoh dalam menjalankan bisnis.<br />
Mereka juga memiliki intergritas dan etika yang tinggi.</p>
<p>Personality Alert: Waspadai sifat Anda yang cenderung<br />
menjadi perfeksionis dan terlalu kritis terhadap karyawan<br />
dan pelanggan Anda. Contoh Entrepreneur: Anita Roddick,<br />
pendiri The Body Shop.</p>
<p>2. The Advisor.</p>
<p>Tipe kepribadian pebisnis seperti ini bersedia memberikan<br />
bantuan dan saran tingkat tinggi bagi para pelanggannya.<br />
Motto dari advisor ini yaitu pelanggan adalah benar dan kita<br />
harus melakukan apa saja untuk menyenangkan mereka.</p>
<p>Personality Alert: Seorang advisor bisa jadi terlalu fokus<br />
pada kebutuhan bisnis mereka dan pelanggan, sehingga<br />
cenderung mengabaikan kebutuhan mereka sendiri dan<br />
bisa-bisa malah cape hati sendiri. Contoh Entrepreneur:<br />
John W. Nordstrom, pendiri Nordstorm.</p>
<p>3. The Superstar.</p>
<p>Inilah bisnis yang pusatnya dikelilingi oleh karisma dan energi<br />
tinggi dari Sang CEO Superstar. Pebisnis dengan kepribadian<br />
seperti ini biasanya membangun bisnis mereka dengan personal<br />
brand mereka sendiri.</p>
<p>Personality Alert: Pebisnis dengan tipe ini bisa menjadi<br />
terlalu kompetitif dan workaholics.</p>
<p>Contoh Entrepreneur: Donald Trump, CEO Trump Hotels &#038;<br />
Casino Resorts.</p>
<p>4. The Artist.</p>
<p>Kepribadian pebisnis seperti ini biasanya senang menyendiri<br />
tapi memiliki kreativitas yang tinggi. Mereka biasanya sering<br />
kali ditemukan di bisnis yang membutuhkan kreativitas seperti<br />
pada perusahaan agen periklanan, web design, dll.</p>
<p>Personality Alert: Pebisnis tipe ini bisa jadi terlalu<br />
sensitif terhadap respon pelanggan Anda, walaupun kritik<br />
dari mereka bersifat membangun.</p>
<p>Contoh Entrepreneur: Scott Adams, pendiri dan penggagas<br />
Dilbert.</p>
<p>5. The Visionary.<br />
Sebuah bisnis yang dibangun oleh seorang visioner biasanya<br />
berdasarkan visi masa depan dan pemikiran pendirinya. Anda<br />
memiliki keingintahuan yang tinggi untuk mengerti dunia di<br />
sekeliling Anda dan akan membuat rencana untuk menghindari<br />
segala macam rintangan.</p>
<p>Personality Alert: Seorang visioner bisa jadi terlalu fokus<br />
pada mimpi mereka dan kurang berpijak pada realitas. Dan<br />
jangan lupa, menyertai visi Anda dengan melakukan tindakan<br />
nyata. Contoh Entrepreneur: Bill Gates, pendiri MicroSoft<br />
Inc.</p>
<p>6. The Analyst.</p>
<p>Jika Anda menjalankan bisnis sebagai seorang analis, perusahaan<br />
Anda biasanya memfokuskan pada penyelesaian masalah dalam<br />
suatu cara sistematis. Seringkali berbasis pada ilmu pengetahuan,<br />
keahlian teknis atau komputer, seorang analis perusahaan biasanya<br />
hebat dalam memecahkan masalah.</p>
<p>Personality Alert: Hati-hati dengan kelumpuhan analisa.<br />
Bekerjalah dengan mempercayai orang lain. Contoh Entrepreneur:<br />
Gordon Moore, pendiri Intel.</p>
<p>7. The Fireball.</p>
<p>Sebuah bisnis yang dimiliki oleh si Bola Api ini biasanya<br />
dioperasikan dengan penuh hidup, energi dan optimisme.<br />
Pelanggan merasa perusahaan Anda dijalankan dengan tingkah<br />
laku yang fun.</p>
<p>Personality Alert: Anda bisa jadi berkomitmen yang<br />
berlebihan terhadap tim Anda dan bertingkah laku terlalu<br />
impulsif. Seimbangkan keimpulsivan Anda dengan rencana<br />
bisnis.</p>
<p>Contoh Entrepreneur: Malcolm Forbes, penerbit dan pendiri<br />
Forbes Magazine.</p>
<p>8. The Hero.</p>
<p>Anda memiliki kemauan dan kemampuan yang luar biasa dalam<br />
memimpin dunia dan bisnis Anda melalui segala macam tantangan.<br />
Anda adalah inti dari kewirausahaaan dan bisa mengumpulkan<br />
banyak perusahaan besar.</p>
<p>Personality Alert: Terlalu mengumbar janji dan menggunakan<br />
taktik kekuatan penuh untuk mendapatkan sesuatu dengan cara<br />
Anda tidak akan berhasil dalam jangka waktu panjang. Untuk<br />
menjadi sukses, percayailah keterampilan kepemimpinan Anda<br />
untuk menolong orang lain menemukan jalan mereka.</p>
<p>Contoh Entrepreneur: Jack Welch, CEO GE.</p>
<p>9. The Healer.</p>
<p>Jika Anda adalah seorang &#8216;penyembuh&#8217;, Anda bersifat<br />
pengasuh dan penjaga keharmonisan dalam bisnis Anda. Anda<br />
memiliki kemampuan bertahan yang luar biasa dan keteguhan<br />
disertai dengan ketenangan dari dalam.</p>
<p>Personality Alert: Karena sifat perhatian Anda dan<br />
kepenyembuhan Anda dalam menjalankan bisnis, Anda bisa<br />
jadi menghindari realitas di luar sana dan selalu terlalu<br />
berharap. Gunakan skenario perencanaan untuk persiapan<br />
datangnya masalah.</p>
<p>Contoh Entrepreneur: Ben Cohen, salah satu pendiri Ben &#038;<br />
Jerry&#8217;s Ice Cream.</p>
<p>Nah, dengan mengetahui 9 tipe kepribadian dalam<br />
menjalankan sebuah bisnis, Anda bisa lebih terarah dalam<br />
membangun bisnis .</p>
<p>DAN JANGAN LUPA SATU HAL, PENGUSAHA TIDAK PERLU PINTAR TAPI PANDAI CARI ORANG PINTAR</p>
<p>Semoga bermanfaat bagi semua</p>
<p>Salam Sukses Buat Semua Fighter !</p>
<p>http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516</p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=36&type=feed" alt=" 9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR...."  title="9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR...." />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/belajar-dari-kansas-melahirkan-entrepreneur-global' rel='bookmark' title='Permanent Link: BELAJAR DARI KANSAS MELAHIRKAN ENTREPRENEUR GLOBAL'>BELAJAR DARI KANSAS MELAHIRKAN ENTREPRENEUR GLOBAL</a> <small>Kansas merupakan negara bagian di Amerika Serikat yang cukup makmur....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/melihat-kesempatan' rel='bookmark' title='Permanent Link: MELIHAT KESEMPATAN'>MELIHAT KESEMPATAN</a> <small>(Oleh: Kamila Vyndarti) Ada 3 tipe manusia melihat sebuah kesempatan....</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?</title>
		<link>http://www.purwanto.net/apakah-kita-ini-orang-kaya</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/apakah-kita-ini-orang-kaya#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 01 Sep 2009 10:48:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Cerdas]]></category>
		<category><![CDATA[Gak]]></category>
		<category><![CDATA[Jorok]]></category>
		<category><![CDATA[Kaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kok]]></category>
		<category><![CDATA[Mana]]></category>
		<category><![CDATA[Masih Ada]]></category>
		<category><![CDATA[Miskin]]></category>
		<category><![CDATA[Pakaian]]></category>
		<category><![CDATA[Perak]]></category>
		<category><![CDATA[Pramusaji]]></category>
		<category><![CDATA[Restoran]]></category>
		<category><![CDATA[Rewel]]></category>
		<category><![CDATA[Rumah]]></category>
		<category><![CDATA[Saja]]></category>
		<category><![CDATA[Tikus]]></category>
		<category><![CDATA[Toh]]></category>
		<category><![CDATA[Toko]]></category>
		<category><![CDATA[Utk]]></category>
		<category><![CDATA[Yg]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=35</guid>
		<description><![CDATA[Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Gampang.
Berikut ini adalah indikasi2 yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini, berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan :
1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :
Seseorang bisa dikatakan kaya kalo [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur' rel='bookmark' title='Permanent Link: 9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.'>9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.</a> <small>Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jangan-lupa-untuk-log' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan lupa untuk log off..'>Jangan lupa untuk log off..</a> <small>Log off&#8230; Apa maksudnya sih ? sebagian dari kita tentu...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah Anda orang kaya atau miskin? Bagaimana cara mengukur diri Anda, masuk kategori orang kaya atau miskin? Gampang.</p>
<p>Berikut ini adalah indikasi2 yg bisa membuktikan bahwa Anda adalah orang kaya. Jika Anda tidak merasa memiliki indikasi di bawah ini, berarti Anda masih hidup dalam taraf kemiskinan :</p>
<p>1. ORANG KAYA BISA MEMBERI :<br />
Seseorang bisa dikatakan kaya kalo sudah bisa memberi. Mengapa? Logikanya gini : orang kaya hartanya sudah terlalu banyak dan dia sering bingung harus taruh di mana. Daripada mubazir, tercecer2, rusak dimakan tikus, atau bahkan dicuri orang, mending berikan saja pada orang yg membutuhkan. Nilainya tidak masalah. Mau kasih orang Rp 100 perak atau Rp 100 ribu. Pokoknya siapapun yg bisa memberi, dia SUDAH PASTI ORANG KAYA.</p>
<p>2. ORANG KAYA TIDAK REWEL :<br />
Kembalian dari toko kurang Rp 50 perak? Pelayan di restoran jorok? Pakaian pramusaji gak rapi? So what? Pada dasarnya, ketika Anda membeli sesuatu, pergi ke restoran, ke hotel, atau ke mana pun, dan ada orang yg &#8220;melayani&#8221; Anda, logikanya orang itu punya posisi di bawah Anda (namanya juga pelayan&#8230;.) . Jadi sangat gak wajar kalau kita menuntut orang yg melayani kita itu haruslah orang yg sangat rapi, sangat sopan, cerdas, dan perfeksionis. Bayangkan pembantu di rumah Anda jauh lebih rapi, lebih sopan, dan lebih pintar daripada Anda. Gimana perasaan Anda? Bisa2, teman2 Anda mengira Andalah pelayannya, bukan Tuannya.<br />
Karena itu, kalo pelayan yg melayani Anda gak rapi, toko yg Anda kunjungi lusuh, pegawai toko tidak tersenyum pada Anda / jutek, atau pramusaji lupa / kurang mengembalikan uang belanjaan Anda, Anda cukup tersenyum pada mereka. Gak apa2. Itu adalah hal wajar, karena mereka ada utk melayani Anda. Dan seorang pelayan tidak harus lebih baik daripada Anda.</p>
<p>3. ORANG KAYA TIDAK BERHITUNG :<br />
Orang kaya gak pernah mikir soal hitung2an. Kalo teman yg minjam uang telat ngembaliin, ya udahlah. Toh cuman 1-2 hari atau 1-2 tahun. Ngapain diributin? Toh uang di rumah masih ada kok. Dan lagi kalo dia gak ngembaliin, ya ngapain harus ngejar dia atau maksa bayar, sampe manggil tukang pukul buat ngancam2 segala? Justru orang kaya punya sikap yg berpasrah. Kalo yg minjam tidak bisa mengembalikan, ya udah. Pasrahkan saja uangnya. Uang bukan hal besar buat orang kaya. Justru hati yang besar. Itu yg terpenting. Orang berhati besar dapat terlihat dari sikapnya yang bisa berpasrah. Hanya orang kaya yg punya hati besar.</p>
<p>4. ORANG KAYA TIDAK MEMINTA-MINTA :<br />
Orang kaya tidak pernah minta2 pada tetangga atau sodara2nya.. Mereka punya harga diri yg cukup tinggi, dan selalu berusaha utk mencukupkan dirinya sendiri. Tidak ada kata susah bagi orang kaya. Bisa makan Nasi dan garam saja sudah menjadi kebanggaan sendiri. Ya lho&#8230; itu makanan paling mewah yg pernah ada di dunia ini. Carilah orang2 di dunia, dan tantang mereka utk makan Nasi dan Garam saja. Siapa yg bersedia? Hanya orang2 berhati emas yg mampu bisa menikmati makanan semewah itu. Dan hanya orang2 kayalah yg punya hati yg terbuat dari emas.</p>
<p>5. ORANG KAYA TIDAK IRI :<br />
Mengapa harus iri dengan tetanga yg punya mobil baru? Mengapa harus dengki pula dengan teman yg punya rumah mewah? Kita orang kaya kok. Kita punya semua yg mereka miliki, dan semuanya abadi. Gak perlu takut digusur setiap saat, gak perlu takut kebanjiran, gak perlu pusing mikirin gimana bayar cicilan dan pajaknya setiap bulan. Dan yg pasti, gak perlu takut bakal dicuri atau dibobol orang. Semuanya aman dan ga pake ribet.</p>
<p>6. ORANG KAYA TIDAK GAMPANG MARAH :<br />
Orang ngomongin kita? Ngatain kita? Atau bahkan mencibir kita? Trus kenapa? Anda merasa bermasalah? Saya gak tuh. Karena saya orang kaya. Mengapa? Lha, orang kaya itu punya wawasan yg luas. Justru dengan wawasan luaslah kita bisa kaya seperti sekarang. Bukti kalo orang berwawasan luas adalah dia bisa menerima segala hal, termasuk cibiran, omongan miring, dan gosip tentang dirinya. Dia akan menampung semuanya dan tidak memendamnya. Dia tidak akan frontal membalas semua omongan miring itu. Ngapain ngehabisin tenaga dan waktu buat gituan? Orang kaya justru memusatkan pikirannya utk mencari cara agar bisa menjadi &#8220;lebih kaya&#8221;. Jadi&#8230; buat marah2, caci maki orang, atau ngatain orang&#8230; gak deh. Itu bukan gawean orang kaya.</p>
<p>7.. ORANG KAYA PUNYA PRINSIP :<br />
Orang kaya tahu harus ke mana. Karena itu dia gak gampang dipelintir, dibeli, atau disuap orang. Jalannya jelas, dan komitmennya kuat. Dia akan melihat apa yg buruk dan yg baik dengan sangat transparan, gak ada istilah zona abu2. Dia punya pertimbangan yg baik dan berani mengambil keputusan serta tanggung jawab dari keputusan yg diambilnya. Gak ada cerita melimpahkan tanggung jawab ke orang lain. Itu gak ada harga diri namanya. Orang kaya kok gak punya harga diri? Memalukan sekali !!!</p>
<p>8. ORANG KAYA MENGHARGAI ORANG LAIN :<br />
Siapapun teman dan lawan kita, di mata orang kaya, semuanya sama. Orang Kaya sangat bisa mengayomi dan berdialog dengan siapapun tanpa prasangka. Orang kaya itu gak picik. Mereka akan sangat antusias menemui lawan yg mengajak bertemu dan berdamai. Mereka juga akan sangat menghargai saran orang2, baik yg membangun apalagi yg menjatuhkan. Dia bahkan akan serta merta memeluk orang2 yg berempati maupun yg tidak bersimpati padanya. Semua orang di matanya sama. Dia memang bukan Tuhan, dan tentu saja porsi persahabatan dengan teman dan musuh juga dia bedakan. Namun dalam kondisi apapun, ketika orang (baik musuh dan teman sekalipun) membutuhkan dirinya, dia akan selalu ada.</p>
<p>9. ORANG KAYA PUNYA TATA KRAMA :<br />
Dalam tradisi orang Tionghua, orang itu bisa kaya kalo menghormati orang tua. Gak percaya? Tengoklah tradisi pemberian angpao. Anda baru bisa dapat angpao dari orang tua kalo Anda bersujud 3X dan menyodorkan air teh pada orang tua.. Semakin banyak angpao, berarti semakin kayalah Anda. Karena itu, orang Tionghua sangat menekankan sikap sopan pada orang tua. Tidak perduli bagaimana kasarnya orang tua mereka, tetapi anak2 selalu menjunjung orang yg lebih tua itu. Mereka akan bersikap sopan, selalu menolong, dan bahkan selalu menghargai para tetua. Tanpa mengeluh. Tanpa dendam. Jadi&#8230; jika ingin menjadi kaya, tetap kaya, bahkan semakin kaya, kuncinya hanya 1 : hormatilah orang tua / orang yg dituakan. Lakukan dengan hati yg iklas. Tanpa menunggu waktu lama, hartamu akan bertambah banyak.</p>
<p>10. ORANG KAYA TAKUT TUHAN :<br />
Berapa pun hasil yg kau peroleh hari ini, semuanya berasal dari Tuhan. Tuhan punya kehendak dan bisa membuatmu sukses, serta membuatmu hancur. Ketika kau takut pada Tuhan, Dia akan memberikan apa yg kau mau. Tetapi jika kau sombong, hanya dengan meniupkan sedikit nafasNya, maka habislah engkau. Karena tahu bahwa semua hartanya berasal dari Tuhan, maka orang kaya selalu punya rasa takut dan selalu taat padaNya. Mereka akan rajin memuji Allah, menyembah Dia, dan selalu memiliki rasa syukur. Semua mereka lakukan, karena Allah telah bermurah pada mereka.</p>
<p>Inilah ciri2 Orang Kaya yg benar2 kaya sekaya-kayanya. Jika Anda telah melakukan semua hal ini, maka sudah sangat jelas kalau Anda adalah orang kaya. Tetapi, jika Anda tidak melakukan semuanya, tidak perduli berapa besar hartamu di tabunganmu, dana investasi, atau reksadanamu, engkau hanyalah orang miskin yg paling hina di dunia ini.</p>
<p>So&#8230;. Jika ingin sukses dan jadi orang paling kaya di dunia : lakukanlah hal ini !!! Dan jika semuanya Anda lakukan, sudah dapat dipastikan : Andalah ORANG TERKAYA DI DUNIA !!!</p>
<p>&#8221; We make a living by what we get and make a life by what we give &#8221;</p>
<p>(dari milis tetangga &#8211; semoga artikel ini bermanfaat untuk teman2 lain, terima kasih). </p>
<p>http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516</p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=35&type=feed" alt=" APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?"  title="APAKAH KITA INI ORANG KAYA ?" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/9-tipe-kepribadian-entrepreneur' rel='bookmark' title='Permanent Link: 9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.'>9 TIPE KEPRIBADIAN ENTREPRENEUR&#8230;.</a> <small>Agar kita bisa tahu apa yang kita butuhkan untuk sukses....</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jangan-lupa-untuk-log' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jangan lupa untuk log off..'>Jangan lupa untuk log off..</a> <small>Log off&#8230; Apa maksudnya sih ? sebagian dari kita tentu...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/apakah-kita-ini-orang-kaya/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>EQ dan Wirausaha</title>
		<link>http://www.purwanto.net/eq-dan-wirausaha</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/eq-dan-wirausaha#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Aug 2009 12:50:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Adi Sasono]]></category>
		<category><![CDATA[Bung Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Hebat]]></category>
		<category><![CDATA[Ilustrasi]]></category>
		<category><![CDATA[Jantan Dan Betina]]></category>
		<category><![CDATA[Katak]]></category>
		<category><![CDATA[Kecerdasan Emosi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Mengandung]]></category>
		<category><![CDATA[Namun]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Paparan]]></category>
		<category><![CDATA[Seberang Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Semangat]]></category>
		<category><![CDATA[Sepakat]]></category>
		<category><![CDATA[Tertawa]]></category>
		<category><![CDATA[Tiba]]></category>
		<category><![CDATA[Ubh]]></category>
		<category><![CDATA[Wirausaha]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=16</guid>
		<description><![CDATA[Ketika saya seminar bersama dengan Pak Adi Sasono di UBH Univ Bung Hatta di Padang beberapa waktu lalu, Pak Adi memberikan Ilustrasi tentang kisah dua katak jantan dan betina yang memiliki keterikatan hati satu sama lain. Katak jantan tidak bisa pindahke lain hati. Dan ia berkeinginan untuk melanjutkan keturunan. Namun, katak betina bertempat tinggal di [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/cinta-sejati' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cinta Sejati'>Cinta Sejati</a> <small>Aku dapat ini dari sebuah blog. Kayaknya bisa dihayati untuk...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;'>EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;</a> <small>Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jual-ikan-dengan-pesawat-cessna' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jual Ikan dengan Pesawat Cessna'>Jual Ikan dengan Pesawat Cessna</a> <small>LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka....</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ketika saya seminar bersama dengan Pak Adi Sasono di UBH Univ Bung Hatta di Padang beberapa waktu lalu, Pak Adi memberikan Ilustrasi tentang kisah dua katak jantan dan betina yang memiliki keterikatan hati satu sama lain. Katak jantan tidak bisa pindahke lain hati. Dan ia berkeinginan untuk melanjutkan keturunan. Namun, katak betina bertempat tinggal di seberang sungai. Mereka berdua sepakat untuk bertemu. Namun pada suatu hari katak jantan bertemu dengan sekelompok manusia ahli dalam bidang kecerdasan intelegensi (IQ) tinggi. Orang ini kemudian dengan semangat dan yakin dengan kepandaiannya. Dia menganalisa kemungkinan bisa atau tidaknya katak menyeberangi sungai.</p>
<p>Hasil risetnya, orang tersebut memberikan paparan bahwa:<br />
1) lebar sungai 5000 meter,<br />
2) satu kali lompat katak sepanjang 1 meter,<br />
3) kemampuan maksimal katak dalam melompat 1000 kali.</p>
<p>Dengan demikian disimpulkan bahwa katak TIDAK AKAN MAMPU menyebrangi sungai. Dan diputuskan katak tidak diizinkan menyebrangi sungai kecuali mau mati. Kemudian kesimpulan orang-orang hebat ini dibakukan dan dibukukan. Kemudian disebarkan ke tempat yang lain, dan orang lain ikut berkesimpulan bahwa katak tidak bisa sampai ketujuan, yaitu sampai ketepi sungai lain, untuk menikahi calon pasangannya.</p>
<p>Ketika jutaan tahun, orang orang terjebak dengan kesimpulan kecerdasan intelegensi (IQ) itu, tiba-tiba orang yang muncul dengan kecerdasan emosi (EQ) yang didalamnya mengandung unsur ketrampilan:</p>
<p>1. mengetahui kelebihan dan kekurangan diri<br />
2. memotivasi diri<br />
3. bersosialisasi<br />
4. berempati</p>
<p>Dari hasil analisa pakar emotional intelegensi disimpulkan bahwa katak MAMPU menyebrangi sungai sampai 500 kali. Ketika orang berkecerdasan emosi ini (EQ) merekomendasikan risetnya kepada orang IQ, maka mereka tertawa terpingkal-pingkal. Dan menyatakan bahwa yang mengatakan “katak mampu menyebrangi sebanyak 500 kali” adalah orang gila.</p>
<p>Singkat cerita akhirnya dilakukan uji coba oleh para pengikut Kecerdasan Emosi (EQ) dan disaksikan oleh ribuan para pengikut sinis (IQ). Namun apa yang terjadi hasilnya menunjukkan bahwa katak mampu menyebrang sungai sampai 500 kali, sebab katak satu kali menyebrang sungai hanya memerlukan dua kali lompatan, yaitu pertama ketika menuju sungai dan lompatan kedua ketika akan keluar dari sungai, sedangkan sisanya BERENANG&#8230;!</p>
<p>Dalam proses kesuksesan berwirausaha sama seperti halnya kasus katak tadi. Kalau semuanya dikerjakan dengan kecerdasan intelegensi (IQ) yang punya daya dukung keberhasilan 20 % dan mengabaikan daya dukung 80 % berupa Emotional Intelegensi (EQ) maka nasib sama dengan diatas dan tidak berbuat banyak dalam wirausaha.</p>
<p>Setiap orang harus mempunyai motivasi kerja yang mempunyai ukuran prestatif. “Dan katakanlah, bekerjalah kamu, maka Allah, Rasul Nya serta orang-orang mukmin akan melihat hasil pekerjaanmu itu. Dan kamu akan dikembalikan kepada Allah yang Mengetahui akan yang gaib dan yang nyata, lalu diberitakanNya kepada mu apa yang telah kamu kerjakan”.(At Taubah 105).</p>
<p>Ayo, kita tambah penghasilan kita, agar banyak yang bisa kita Bantu, jangan terjebak dengan hitungan metematis sehingga sepanjang hidup miskin. Terutama miskin prestasi&#8230;. Bagaimana Pendapat Anda&#8230;?????</p>
<p>oleh : M. Amri </p>
<p>Sumber :<br />
JADI PENGUSAHA ??&#8230; SIAPA TAKUT !</p>
<p>http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516</p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=16&type=feed" alt=" EQ dan Wirausaha "  title="EQ dan Wirausaha " />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/cinta-sejati' rel='bookmark' title='Permanent Link: Cinta Sejati'>Cinta Sejati</a> <small>Aku dapat ini dari sebuah blog. Kayaknya bisa dihayati untuk...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;'>EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;</a> <small>Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/jual-ikan-dengan-pesawat-cessna' rel='bookmark' title='Permanent Link: Jual Ikan dengan Pesawat Cessna'>Jual Ikan dengan Pesawat Cessna</a> <small>LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka....</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/eq-dan-wirausaha/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Atim, Ekspor Ijuk Sampai Taiwan</title>
		<link>http://www.purwanto.net/atim-ekspor-ijuk-sampai-taiwan</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/atim-ekspor-ijuk-sampai-taiwan#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 11:55:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Atim]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Elektronik]]></category>
		<category><![CDATA[Bosan]]></category>
		<category><![CDATA[Cianjur]]></category>
		<category><![CDATA[Cocok]]></category>
		<category><![CDATA[Ekspor Impor]]></category>
		<category><![CDATA[Jaringan]]></category>
		<category><![CDATA[Kayu Hitam]]></category>
		<category><![CDATA[Magic Jar]]></category>
		<category><![CDATA[Manajer]]></category>
		<category><![CDATA[Padang]]></category>
		<category><![CDATA[Pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[Pengusaha]]></category>
		<category><![CDATA[Pria]]></category>
		<category><![CDATA[Profesi]]></category>
		<category><![CDATA[Sapu Ijuk]]></category>
		<category><![CDATA[Sekaligus]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Menengah]]></category>
		<category><![CDATA[Sukabumi]]></category>
		<category><![CDATA[Tantangan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=15</guid>
		<description><![CDATA[Produsen sapu ijuk mungkin bukan profesi yang mentereng. Namun, dengan jaringan pemasaran yang bagus dan kejelian melihat peluang, Atim Hanafizi berhasil mengekspor sapu ijuk buatan Sukabumi ke Taiwan. Tetapi, Atim juga mesti menempuh perjalanan panjang sebelum sukses menjadi pengusaha seperti sekarang.
Usai lulus dari sekolah menengah ekonomi atas (SMEA) pada 1991, Atim sempat bekerja sebentar di [...]


No related posts.

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Produsen sapu ijuk mungkin bukan profesi yang mentereng. Namun, dengan jaringan pemasaran yang bagus dan kejelian melihat peluang, Atim Hanafizi berhasil mengekspor sapu ijuk buatan Sukabumi ke Taiwan. Tetapi, Atim juga mesti menempuh perjalanan panjang sebelum sukses menjadi pengusaha seperti sekarang.</p>
<p>Usai lulus dari sekolah menengah ekonomi atas (SMEA) pada 1991, Atim sempat bekerja sebentar di Padang. Merasa kurang mendapat tantangan, ia memilih merantau ke Jakarta demi meraih penghasilan yang lebih baik.</p>
<p>Ternyata, keberuntungan belum berpihak pada pria kelahiran 38 tahun silam itu. Pelbagai pekerjaan sudah dia jajal, contohnya menjadi salesman dan penjaga toko.</p>
<p>Bosan berganti-ganti pekerjaan, pada 1993 kakaknya yang telah menjadi manajer di sebuah perusahaan ekspor impor menarik Atim ke perusahaannya. Rupanya, sang kakak dipercaya mengurus bisnis seorang pengusaha Taiwan. “Maklum, kalau orang dari luar negeri biasanya agak susah mengurus surat pendirian perusahaan,” ujar dia.</p>
<p>Dari sinilah Atim mulai mengenal bisnis. Perusahaan ekspor impor bernama PT Alsamindo Patamo itu mencoba mencari barang pasokan untuk pasar Taiwan. “Kami juga mengimpor barang dari Taiwan, misalnya magic jar, kipas angin, dan beberapa barang elektronik,” kata dia.</p>
<p>Sebelum mendapat permintaan sapu ijuk, Atim mengekspor arang, talenan dari kayu hitam, dan beberapa jenis barang lainnya. Tahun 1996, Alsamindo mendapat permintaan mengekspor sapu ijuk ke Taiwan. Tentu saja Atim harus melakukan survei terlebih dulu ke sejumlah daerah untuk mendapatkan produk yang bagus sekaligus menghitung biaya.</p>
<p>Ada tiga daerah yang dia jajaki, yaitu Cianjur, Tasik, dan Sukabumi. Tapi, pilihan Atim akhirnya tertambat di Sukabumi. Menurut dia, Sukabumi memiliki beberapa kelebihan ketimbang Cianjur dan Tasik. Pertama, letaknya cukup dekat dengan Jakarta. Kedua, pasokan bahan bakunya banyak. Ketiga, Atim merasa sudah cocok dengan perajin sapu ijuk di Sukabumi.</p>
<p>Atim memang memproduksi sendiri sapu ijuk tersebut. Na-mun, ia tidak turun langsung. Ada orang kepercayaan yang ia pekerjakan untuk mengawasi proses produksinya.</p>
<p>Sebagai pendatang baru, Atim memang kerap dikecewakan oleh mitra kerjanya. Maka, dia terbilang sangat hati-hati memilih mitra kerja.</p>
<p>Ada saja permasalahan yang ia hadapi. Mulai dari pesanan yang tidak bisa selesai tepat waktu sampai bentuk sapu yang tidak sesuai dengan pesanan. Untungnya, sapu ijuk yang sudah diekspor itu tidak dikirim balik oleh importirnya. “Kalau tak bagus, mereka mengurangi harga,” ujar dia.</p>
<p>Kemudian, ia bertemu dengan Apip, mitra kerja yang saat ini menjadi pengawas atau mandor para pekerja Atim. Tadinya, Apip hanya seorang buruh pembuat sapu. Namun, Atim melihat pekerjaan Apip rapi dan ia bisa dipercaya. Mulailah, ia melatih Apip mengelola bisnis pembuatan sapu ijuk tersebut.</p>
<p>Produksi sapu ijuk Atim termasuk usaha padat karya. Se-mua proses produksi hampir tidak menggunakan mesin. Apa-lagi dia tidak menggaji pekerja khusus untuk membuat sapu ijuk.</p>
<p>Rata-rata pekerjanya adalah ibu rumah tangga atau pemuda putus sekolah. Mereka pun hanya bekerja setengah hari.</p>
<p>Pertama kali memproduksi sapu ijuk, modal Atim hanya Rp 1,7 juta. Dana sekecil itu dia pakai untuk membeli bahan baku dan membayar 3 pekerja. Saat ini Atim mempekerjakan 35 orang pembuat sapu ijuk.</p>
<p>Bisnis sapu ijuk ini juga menghadapi banyak kendala lain. Misalnya, produksi sapu ijuk yang sangat tergantung jumlah pekerja dan faktor cuaca. “Di Sukabumi, kalau musim tanam, orang lebih memilih bekerja di ladang sehingga mereka hanya bekerja setengah hari di pabrik,” keluh Atim.</p>
<p>Jika musim hujan datang, produksi sapu ijuk pun bisa ber-kurang banyak. Sebab, ijuk yang menjadi bahan baku pembuatan sapu ijuk tidak mendapat sinar matahari untuk membuatnya kering.</p>
<p>Padahal, permintaan sapu dari Taiwan banyak. Bahkan, Taiwan bisa menampung berapa pun jumlah sapu ijuk yang ia kirimkan. Hanya, kemampuan produksi Atim masih terbatas.</p>
<p>Awalnya, Atim hanya mampu mengirim sapu sebanyak 2.000-5.000 buah per bulan. Secara bertahap, produksi sapu ijuk Atim terus bertambah hingga bisa mencapai satu kontainer atau sekitar 30.000 batang sapu ijuk per bulan.</p>
<p>Sebatang sapu ijuk dia jual seharga 0,4 dollar AS hingga 1 dollar AS. Semakin baik kualitas sapu ijuknya, harga yang dia pasang juga semakin mahal. Dus, sekali kirim ke luar negeri, omzet Atim bisa mencapai antara Rp 125 juta &#8211; Rp 150 juta.</p>
<p>Pendapatan Atim dari sapu ijuk bisa bertambah kalau nilai tukar rupiah terdepresiasi terhadap dollar AS. “Kalau sampai “Rp 12.000 per dollar AS, satu kali kirim keuntungannya bisa beli satu mobil,” celetuk Atim tanpa menyebutkan detailnya.</p>
<p>Agar tetap bisa mengantungi keuntungan, ia menghitung nilai tukar dolar AS paling rendah “Rp 9.000 per dollar AS. Jadi, Atim bisa mendapatkan laba bersih sebesar 10 persen-15 persen dari omzet.</p>
<p>Meski sudah mempunyai pasar yang cukup besar, Atim tidak lantas berdiam diri. Dia mengincar pasar di luar Taiwan. “Saya ingin masuk ke pasar Australia, Amerika Serikat, atau Eropa,” ungkap dia.</p>
<p>Selama ini kebutuhan modal kerja Atim cukup terpenuhi berkat hubungan baiknya dengan pengusaha Taiwan. Na-mun, untuk mewujudkan mimpinya mendobrak pasar negara lain, ia butuh tambahan modal kerja. Ia pun lantas mengikuti program kemitraan dari PT Perusahaan Nasional Madani (PNM).</p>
<p>Pucuk dicita ulam pun tiba. Ia mendapatkan kucuran dana segar dari PNM sebesar Rp 50 juta. Dana itu akan dia gunakan untuk membeli mesin pembuat plastik pangkalan ijuk. Jadi, dia tidak perlu lagi membeli plastik tersebut dari pemasok di Jakarta. Biaya produksi pun bisa dia hemat.</p>
<p>Kalau melihat semangat Atim, pasti bisnis sapu ijuknya bisa semakin yahud. Wush!</p>
<p>Sumber :<br />
 JADI PENGUSAHA ??&#8230; SIAPA TAKUT !</p>
<p>http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516</p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=15&type=feed" alt=" Atim, Ekspor Ijuk Sampai Taiwan"  title="Atim, Ekspor Ijuk Sampai Taiwan" />

<p>No related posts.</p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/atim-ekspor-ijuk-sampai-taiwan/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jual Ikan dengan Pesawat Cessna</title>
		<link>http://www.purwanto.net/jual-ikan-dengan-pesawat-cessna</link>
		<comments>http://www.purwanto.net/jual-ikan-dengan-pesawat-cessna#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 16 Aug 2009 11:53:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator>purwanto</dc:creator>
				<category><![CDATA[Entrepreneurship]]></category>
		<category><![CDATA[Amerika Serikat]]></category>
		<category><![CDATA[Bandara Soekarno Hatta]]></category>
		<category><![CDATA[Cessna Grand Caravan]]></category>
		<category><![CDATA[Daging Sapi]]></category>
		<category><![CDATA[Flu Burung]]></category>
		<category><![CDATA[Grand Caravan]]></category>
		<category><![CDATA[Hasil Laut]]></category>
		<category><![CDATA[Jepang]]></category>
		<category><![CDATA[Kabupaten Ciamis]]></category>
		<category><![CDATA[Kapal]]></category>
		<category><![CDATA[Kontainer]]></category>
		<category><![CDATA[Mampu]]></category>
		<category><![CDATA[Nelayan]]></category>
		<category><![CDATA[Pesawat]]></category>
		<category><![CDATA[Pulau Jawa]]></category>
		<category><![CDATA[Saking]]></category>
		<category><![CDATA[Sapi Gila]]></category>
		<category><![CDATA[Segar]]></category>
		<category><![CDATA[Susi Pudjiastuti]]></category>
		<category><![CDATA[Udang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://www.purwanto.net/?p=14</guid>
		<description><![CDATA[LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka. Susi Pudjiastuti, juragan ikan asal Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah membuktikannya.
Saking kewalahan memenuhi pasar, Susi sampai-sampai perlu membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan buatan Amerika Serikat. Pesawat yang mulai beroperasi Desember 2004 ini untuk membawa ikan, lobster, dan hasil laut lainnya langsung dari nelayan [...]


Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;'>EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;</a> <small>Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/eq-dan-wirausaha' rel='bookmark' title='Permanent Link: EQ dan Wirausaha'>EQ dan Wirausaha</a> <small>Ketika saya seminar bersama dengan Pak Adi Sasono di UBH...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
</ol>

Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka. Susi Pudjiastuti, juragan ikan asal Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah membuktikannya.</p>
<p>Saking kewalahan memenuhi pasar, Susi sampai-sampai perlu membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan buatan Amerika Serikat. Pesawat yang mulai beroperasi Desember 2004 ini untuk membawa ikan, lobster, dan hasil laut lainnya langsung dari nelayan di kawasan selatan Pulau Jawa.</p>
<p>Menurut rencana, satu pesawat akan digunakan mengangkut hasil nelayan ke pabrik pemrosesan dan pengepakan di Pangandaran. Sedang satu lagi menerbangkannya ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya dikirim ke negara-negara tujuan seperi Asia, Eropa, dan Jepang serta Australia. &#8220;Sekarang ekspor hasil laut tidak lagi terkendala oleh lamanya waktu pengangkutan melalui kontainer,&#8221; kata Susi.</p>
<p>Susi mengaku membeli pesawat untuk mengimbangi volume ekspor perusahaannya yang terus meningkat. Saat ini setiap bulan perusahaannya mampu menjual hasil laut ke beberapa negara di Asia, Eropa, dan Amerika, antara 50-60 ton. Bahkan sejak merebaknya isu daging sapi gila dan flu burung di dunia terutama di Asia, ekspor udang dan ikan naik sampai 80 ton per bulan.</p>
<p>Pengoperasian pesawat itu diharapkan meningkatkan omzet PT ASI Pudjiastuti dari US$ 2 juta menjadi US$5 juta pertahun. Menurut ibu tiga anak ini, kalau ikan dan udang segar sampai ke Jepang kurang dari 24 jam, maka perbedaan harganya bisa 50%. Misalnya, ikan laut yang biasanya US$ 3 per kilogram, kalau tiba kurang dari sehari semalam, harganya bisa menjadi US$ 8 per kilogram.</p>
<p>Tentu itu akan membuat Susi terus berkibar. Dalam lima tahun mendatang dia berencana membeli delapan buah lagi pesawat caravan. Lima pesawat rencananya akan dioperasikan di pulau Jawa, dua pesawat di Sumatera, tiga pesawat di Indonesia Bagian Timur. Bahkan Susi juga sudah berencana membeli kapal feri eks Belgia yang akan dijadikan pabrik terapung.</p>
<p>Pabrik tersebut dirancang mengolah hasil laut dari pulau sekitarnya dan langsung diekspor ke Darwin, Australia. &#8220;Kita dianugerahi hasil laut yang luar biasa, tinggal bagaimana kita mengelolanya,&#8221; kata Susi.<br />
Susi tak asal omong. Tiap hari, berton-ton hasil laut diolah di pabriknya. Sekitar 95% hasil produksinya diekspor ke Hong Kong, Jepang, dan beberapa negara Eropa. Komoditas utamanya lobster, udang, kakap, dan tuna.</p>
<p>Dia memang kenyang pengalaman. Sejak kecil dia memang tinggal di Pangandaran. Baru saat SMA dia bersekolah di Yogyakarta. Itu pun tak sampai tamat. Ia malah ingin mandiri. Berbekal uang Rp 750 hasil tabungannya, tahun 1983 Susi mulai berusaha menjadi pengepul ikan. &#8220;Mula-mula saya baru sanggup beli 1 kg, tapi makin hari makin bertambah,&#8221; kata Susi. Perjalanan hidup kemudian mengantarnya ke Cirebon dan Sumatera.</p>
<p>Pengalaman bertahun-tahun menjadi pengepul ikan membuat Susi kesal dengan pabrik yang suka memainkan harga. Dia lalu bertekad mengekspor sendiri hasil lautnya. Tahun 1996 ia kemudian mendirikan PT ASI Pudjiastuti.</p>
<p>Diatas tanah dua hektar warisan orang tuanya, Susi membangun pabrik pengolahan ikan. Hasil produksinya disukai karena pabriknya ramah lingkungan. Dia sama sekali tak menggunakan bahan pengawet. &#8220;Dari segi rasa dan kesehatan hasilnya lebih oke,&#8221; kata Susi.</p>
<p>Pabriknya juga menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan. Untuk pendingin, misalnya, dia memilih menggunakan amoniak ketimbang freon yang bisa merusak ozon. Selain itu, pabriknya juga tak menghasilkan limbah. &#8220;Semua sampah disini bisa dimanfaatkan kembali. Kulit udang atau ikan bisa dijadikan pakan ternak,&#8221; kata Susi.</p>
<p>Saat krisis ekonomi melanda, Susi malah makin berjaya. Maklum, hasil produknya dibayar dengan dolar. Maka dia bisa membangun pabrik kedua seharga Rp 35 milyar. Kapasitas pabrik ini setiap harinya bisa memproses dan menyimpan stok ikan maupun udang sampai 15 hingga 20 ton per hari. Teknologi yang digunakan semuanya termodern. Sehingga bisa disebut pabriknya ini merupakan perusahaan perikanan termodern di Indonesia.</p>
<p>Teknologi baru yang digunakan antara lain, tujuh myocon 700 Hp. Lalu, ice flate kapasitas 13 ton per hari, contact plate dari Denmark dengan kapasitas 450 kg per jam, blast freezer kapasitas 1.000 kg per tiga jam. Adventec tunbel untuk 500 kg per jam dari Swedia, water chiller, AC centralized seluruh ruangan anteroom, dan lainnya. Semuanya untuk memproses agar ikan, udang, dan lobster yang akan dikirim ke luar tetap segar. Selain itu, waktu proses pengolahan juga makin cepat.</p>
<p>Boleh jadi, kunci sukses yang dicapainya itu berkat kesadaran bahwa apa yang didapatnya itu adalah amanah. &#8220;Karena itu, meski ini bisnis, saya selalu berusaha tak pernah melupakan kepedulian sosial,&#8221; katanya.</p>
<p>Susi tidak serakah meraup untung. Misalnya, ikan kakap. Ikan itu diambil dagingnya saja untuk dijadikan fillet. Kepalanya yang masih banyak daging itu dijualnya ke penduduk sekitar dengan harga hanya Rp 750 perkilo. Padahal, bisa saja kepala ikan itu dijual ke restoran di Jakarta dengan harga 10 kali lipat.</p>
<p>Susi mengaku tak keberatan membagi pengalamannya kepada nelayan lain. Namun dia mematok persyaratan ketat. &#8220;Saya hanya akan mengeksplorasi hasil laut yang berwawasan lingkungan,&#8221; katanya. Bahkan kepada pemerintah daerah sekalipun. Dia, misalnya, sempat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Maluku Tenggara Barat untuk mengembangkan hasil laut di sana. &#8220;Perairan Maluku itu luar biasa. Seperti kolam ikan saja,&#8221; ceritanya.</p>
<p>Menurutnya, sudah saatnya pemerintah lebih serius menggarap kelautan. Misalnya dengan memberi bantuan pembelian kapal dan kelengkapan alat tangkap bagi para nelayan. Selain itu, pemerintah juga mesti membangun pelabuhan besar yang bisa menarik kapal agar bisa berlabuh. Dengan demikian akan memberikan kontribusi besar buat pembangunan daerah. Baik dari retribusi lelang ikan maupun banyaknya kapal yang masuk ke pelabuhan.</p>
<p>Laut kita memang bisa membuat orang kaya raya.</p>
<p>Sumber :<br />
JADI PENGUSAHA ??&#8230; SIAPA TAKUT !</p>
<p>http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516</p>
<img src="http://www.purwanto.net/?ak_action=api_record_view&id=14&type=feed" alt=" Jual Ikan dengan Pesawat Cessna"  title="Jual Ikan dengan Pesawat Cessna" />

<p>Related posts:<ol><li><a href='http://www.purwanto.net/eva-kerupuk-kelempang-beromzet-puluhan-juta-rupiah' rel='bookmark' title='Permanent Link: EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;'>EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH&#8230;</a> <small>Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/eq-dan-wirausaha' rel='bookmark' title='Permanent Link: EQ dan Wirausaha'>EQ dan Wirausaha</a> <small>Ketika saya seminar bersama dengan Pak Adi Sasono di UBH...</small></li>
<li><a href='http://www.purwanto.net/fiverr-dengan-5-anda-akan-dapat-apa-saja' rel='bookmark' title='Permanent Link: Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja'>Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja</a> <small>Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...</small></li>
</ol></p>
<p>Related posts brought to you by <a href='http://mitcho.com/code/yarpp/'>Yet Another Related Posts Plugin</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://www.purwanto.net/jual-ikan-dengan-pesawat-cessna/feed</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
