Enter 468x60 Ad Code Here

 Powered by Max Banner Ads 

Jual Ikan dengan Pesawat Cessna


 Powered by Max Banner Ads 

LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka. Susi Pudjiastuti, juragan ikan asal Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah membuktikannya.

Saking kewalahan memenuhi pasar, Susi sampai-sampai perlu membeli dua pesawat Cessna Grand Caravan buatan Amerika Serikat. Pesawat yang mulai beroperasi Desember 2004 ini untuk membawa ikan, lobster, dan hasil laut lainnya langsung dari nelayan di kawasan selatan Pulau Jawa.

Menurut rencana, satu pesawat akan digunakan mengangkut hasil nelayan ke pabrik pemrosesan dan pengepakan di Pangandaran. Sedang satu lagi menerbangkannya ke Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Selanjutnya dikirim ke negara-negara tujuan seperi Asia, Eropa, dan Jepang serta Australia. “Sekarang ekspor hasil laut tidak lagi terkendala oleh lamanya waktu pengangkutan melalui kontainer,” kata Susi.

Susi mengaku membeli pesawat untuk mengimbangi volume ekspor perusahaannya yang terus meningkat. Saat ini setiap bulan perusahaannya mampu menjual hasil laut ke beberapa negara di Asia, Eropa, dan Amerika, antara 50-60 ton. Bahkan sejak merebaknya isu daging sapi gila dan flu burung di dunia terutama di Asia, ekspor udang dan ikan naik sampai 80 ton per bulan.

Pengoperasian pesawat itu diharapkan meningkatkan omzet PT ASI Pudjiastuti dari US$ 2 juta menjadi US$5 juta pertahun. Menurut ibu tiga anak ini, kalau ikan dan udang segar sampai ke Jepang kurang dari 24 jam, maka perbedaan harganya bisa 50%. Misalnya, ikan laut yang biasanya US$ 3 per kilogram, kalau tiba kurang dari sehari semalam, harganya bisa menjadi US$ 8 per kilogram.

Tentu itu akan membuat Susi terus berkibar. Dalam lima tahun mendatang dia berencana membeli delapan buah lagi pesawat caravan. Lima pesawat rencananya akan dioperasikan di pulau Jawa, dua pesawat di Sumatera, tiga pesawat di Indonesia Bagian Timur. Bahkan Susi juga sudah berencana membeli kapal feri eks Belgia yang akan dijadikan pabrik terapung.

Pabrik tersebut dirancang mengolah hasil laut dari pulau sekitarnya dan langsung diekspor ke Darwin, Australia. “Kita dianugerahi hasil laut yang luar biasa, tinggal bagaimana kita mengelolanya,” kata Susi.
Susi tak asal omong. Tiap hari, berton-ton hasil laut diolah di pabriknya. Sekitar 95% hasil produksinya diekspor ke Hong Kong, Jepang, dan beberapa negara Eropa. Komoditas utamanya lobster, udang, kakap, dan tuna.

Dia memang kenyang pengalaman. Sejak kecil dia memang tinggal di Pangandaran. Baru saat SMA dia bersekolah di Yogyakarta. Itu pun tak sampai tamat. Ia malah ingin mandiri. Berbekal uang Rp 750 hasil tabungannya, tahun 1983 Susi mulai berusaha menjadi pengepul ikan. “Mula-mula saya baru sanggup beli 1 kg, tapi makin hari makin bertambah,” kata Susi. Perjalanan hidup kemudian mengantarnya ke Cirebon dan Sumatera.

Pengalaman bertahun-tahun menjadi pengepul ikan membuat Susi kesal dengan pabrik yang suka memainkan harga. Dia lalu bertekad mengekspor sendiri hasil lautnya. Tahun 1996 ia kemudian mendirikan PT ASI Pudjiastuti.

Diatas tanah dua hektar warisan orang tuanya, Susi membangun pabrik pengolahan ikan. Hasil produksinya disukai karena pabriknya ramah lingkungan. Dia sama sekali tak menggunakan bahan pengawet. “Dari segi rasa dan kesehatan hasilnya lebih oke,” kata Susi.

Pabriknya juga menggunakan alat-alat yang ramah lingkungan. Untuk pendingin, misalnya, dia memilih menggunakan amoniak ketimbang freon yang bisa merusak ozon. Selain itu, pabriknya juga tak menghasilkan limbah. “Semua sampah disini bisa dimanfaatkan kembali. Kulit udang atau ikan bisa dijadikan pakan ternak,” kata Susi.

Saat krisis ekonomi melanda, Susi malah makin berjaya. Maklum, hasil produknya dibayar dengan dolar. Maka dia bisa membangun pabrik kedua seharga Rp 35 milyar. Kapasitas pabrik ini setiap harinya bisa memproses dan menyimpan stok ikan maupun udang sampai 15 hingga 20 ton per hari. Teknologi yang digunakan semuanya termodern. Sehingga bisa disebut pabriknya ini merupakan perusahaan perikanan termodern di Indonesia.

Teknologi baru yang digunakan antara lain, tujuh myocon 700 Hp. Lalu, ice flate kapasitas 13 ton per hari, contact plate dari Denmark dengan kapasitas 450 kg per jam, blast freezer kapasitas 1.000 kg per tiga jam. Adventec tunbel untuk 500 kg per jam dari Swedia, water chiller, AC centralized seluruh ruangan anteroom, dan lainnya. Semuanya untuk memproses agar ikan, udang, dan lobster yang akan dikirim ke luar tetap segar. Selain itu, waktu proses pengolahan juga makin cepat.

Boleh jadi, kunci sukses yang dicapainya itu berkat kesadaran bahwa apa yang didapatnya itu adalah amanah. “Karena itu, meski ini bisnis, saya selalu berusaha tak pernah melupakan kepedulian sosial,” katanya.

Susi tidak serakah meraup untung. Misalnya, ikan kakap. Ikan itu diambil dagingnya saja untuk dijadikan fillet. Kepalanya yang masih banyak daging itu dijualnya ke penduduk sekitar dengan harga hanya Rp 750 perkilo. Padahal, bisa saja kepala ikan itu dijual ke restoran di Jakarta dengan harga 10 kali lipat.

Susi mengaku tak keberatan membagi pengalamannya kepada nelayan lain. Namun dia mematok persyaratan ketat. “Saya hanya akan mengeksplorasi hasil laut yang berwawasan lingkungan,” katanya. Bahkan kepada pemerintah daerah sekalipun. Dia, misalnya, sempat menjalin kerja sama dengan Pemerintah Maluku Tenggara Barat untuk mengembangkan hasil laut di sana. “Perairan Maluku itu luar biasa. Seperti kolam ikan saja,” ceritanya.

Menurutnya, sudah saatnya pemerintah lebih serius menggarap kelautan. Misalnya dengan memberi bantuan pembelian kapal dan kelengkapan alat tangkap bagi para nelayan. Selain itu, pemerintah juga mesti membangun pelabuhan besar yang bisa menarik kapal agar bisa berlabuh. Dengan demikian akan memberikan kontribusi besar buat pembangunan daerah. Baik dari retribusi lelang ikan maupun banyaknya kapal yang masuk ke pelabuhan.

Laut kita memang bisa membuat orang kaya raya.

Sumber :
JADI PENGUSAHA ??… SIAPA TAKUT !

http://www.facebook.com/group.php?gid=82043102516

Popularity: 54% [?]

Share and Enjoy:
  • Print
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google Bookmarks
  • Blogosphere News
  • email
  • LinkedIn
  • MSN Reporter
  • MySpace
  • Reddit
  • RSS
  • StumbleUpon
  • Technorati
  • Twitter
  • Twitthis
  • Yahoo! Buzz

Related posts:

  1. EVA, KERUPUK KELEMPANG BEROMZET PULUHAN JUTA RUPIAH… Modal sering menjadi momok menakutkan bagi seseorang yang hendak memulai...
  2. Fiverr, dengan $5 anda akan dapat apa saja Pernah dengar Fiverr.com ? Website ini memuat tawaran beberapa orang...

Related posts brought to you by Yet Another Related Posts Plugin.

Related Posts

2 Responses to “Jual Ikan dengan Pesawat Cessna”

Leave a Reply

We will keep You Updated...
Sign up to receive breaking news
as well as receive other site updates!
Sponsors
formulabisnisclickbanksaribisnisrahasiasuksesclickbank
bisnisonlineindonesiahostgatorimbuzzsoftware
Sponsors

Popular Posts

Sudah siap Memulai Bisnis Internet ?

banyak orang yang memimpikan ingin mendapatkan penghasilan dari internet. Akhir-akhir ini banyak banget tawaran mendapatkan uang melimpah dari bisnis internet, mungkin in

Jual Ikan dengan Pesawat Cessna

LAUT kita kaya raya. Sungguh itu bukan isapan jempol belaka. Susi Pudjiastuti, juragan ikan asal Pangandaran, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sudah membuktikannya. Sakin

Lowongan ExxonMobil

Are you ready to join us? ExxonMobil brings together a diverse and talented workforce to take on the world s toughest energy challenges. The increasing demand for energy

Setting unlimited internet mobinity pada windows 7

Beberapa hari yang lalu saya menerima email dari rekan saya, Bambang Supriyadi yang menawarkan internet unlimited dengan biaya 60 ribu sebulan untuk 80 pendaftar pertama.
MyBlogLog

Tools
Chat with me
Recent Posts

TANDA2 ORANG YG BENAR2 MENCINTAI DAN MENYAYANGI KITA...

1.Orang yang mencintai kamu tdk pernah bisa memberikan alasan kenapa ia mencintai kamu. yang ia tahu... 

DOA DARI KERANJANG TEMPE...

Di Karangayu, sebuah desa di Kendal, Jawa Tengah, tempat tinggal seorang ibu penjual tempe . Tak ada... 

TIDAK ADA JALAN RATA UNTUK SUKSES....

Di pagi hari buta, terlihat seorang pemuda dengan bungkusan kain berisi bekal di punggungnya tengah berjalan... 

HIDUP ITU UNTUK MEMBERI...

Disuatu sore hari pada saat aku pulang kantor dengan mengendarai sepeda motor, aku disuguhkan suatu drama... 

Setting unlimited internet mobinity pada windows 7

Beberapa hari yang lalu saya menerima email dari rekan saya, Bambang Supriyadi yang menawarkan internet... 

Recent Comments
aku malah nggak begitu familiar dengan Linux..
mas klo setting di SO dari linux gimana? linuxnya Red Hat maklum ga punya uang beli SO Ms Windows walaupun pake yg bajakan saya ta
infonya menarik, saya juga sudah daftar ini linknya : Pemburu Dollar link cepat dapat dollar Bonus Pendaftaran $500 dan $100 dalam 1
Sama-sama juga Bro. Sukses juga buat anda...
Thanks for become your favorite blog list. I appreciate it..
Tag Cloud
SEO Powered by Platinum SEO from Techblissonline